Presiden pertama RI, Soekarno, pernah mengambil langkah diplomasi yang pada masanya diperdebatkan.
Namun sejarah membuktikan, strategi dan keberanian membaca momentum menjadi bagian penting dalam menjaga kepentingan nasional.
Palestina–Israel: Konsistensi Sikap Indonesia
Dalam isu Palestina–Israel, Presiden Prabowo membawa suara yang konsisten: mendukung kemerdekaan Palestina, mendorong gencatan senjata permanen, serta memperjuangkan solusi dua negara sesuai hukum internasional.
Indonesia tidak hanya bersuara, tetapi juga aktif dalam bantuan kemanusiaan. Bagi GP Ansor, inilah wajah diplomasi Indonesia: tegas dalam prinsip, bijak dalam pendekatan.
Apa Artinya bagi Indonesia?
Keikutsertaan dalam Board of Peace bukan sekadar simbol. Ini tentang membangun kepercayaan dunia kepada Indonesia.
Negara yang stabil, berani berbicara soal perdamaian, dan mampu menjadi penengah, adalah negara yang diperhitungkan.
Stabilitas global berarti perdagangan yang lebih lancar, investasi yang lebih percaya diri, dan masa depan ekonomi yang lebih terjaga.
Diplomasi perdamaian pada akhirnya kembali pada satu tujuan: kesejahteraan rakyat Indonesia.
GP Ansor meyakini bahwa langkah Presiden Prabowo dalam Board of Peace adalah bagian dari peran Indonesia untuk ikut menjaga ketertiban dunia, sebagaimana amanat konstitusi.














