Hingga saat ini dari hasil berbagai lembaga survei, elektabilitas Ahok-Djarot memang masih yang paling tinggi ketimbang dua calon lainnya, yakni pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno dan Agus Yudhoyono-Sylviana Murni.
Di samping itu, Novanto pun mengapresiasi sikap Presiden Jokowi yang telah melakukan langkah untuk meredam aksi 4 November nanti, dengan bertemu Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto dan sejumlah ormas Islam, Muhammadiyah, serta Nahdlatul Ulama.
Sementara itu anggota Komisi XI DPR Maruarar Sirait menilai pertemuan itu merupakan budaya politik yang positif.
Justru kita beruntung memiliki dua tokoh nasional, yang mengerti kapan harus bertarung, kapan harus saling mendukung, dan damai.
“Pengaruhnya banyak positifnya, dan ini menunjukkan rakyat Indonesia senang berdamai. Untuk itu tiga Cagub DKI Jakarta bisa mengambil pelajarn dari Jokowi – Prabowo itu,” katanya
Politik itu dinamis, kata Ara-sapaan akrabnya, dimana Jokowi dan Prabowo saling menghargai.
Hanya saja mungkin dengan pertemuan itu ada yang senang, dan ada yang tidak, namun tensi politik dalam sehari ini terbukti menurun.
Sedangkan pengamat politik SMRC Sirojudin Abbas berpendapat pertemuan itu mengonfirmasi posisi Jokowi yang sedang berada di puncak kekuasaan sebagai Presiden RI.












