JAKARTA-Ketua Umum Gerakan Pembumian Pancasila (GPP) Dr Antonius Manurung menegaskan, Ideologi Pancasila sudah tuntas dan final bagi seluruh komponen bangsa Indonesia sehingga tidak perlu diperdebatkan. Karenanya, bagi siapa saja yang tidak suka dengan Pancasila, silahkan hengkang dari NKRI.
“Jika tidak suka dengan ideologi Pancasila silahkan hengkang dari negeri ini,” tegas Anton dalam dialog memperingati hari Pancasila yang ke 74 Tahun dan deklarasi berdirinya GPP, di Tugu Proklamasi, Jakarta, Sabtu (1/6).
Hadir dalam deklarasi GPP, Budayawan yang juga mantan pengawal pribadi Presiden ke-4 KH Abdurrahman Wahid, Dr Zastrouw Al-Ngatawi, Sekretaris Dewan Pakar Persaudaraan Alumni GMNI Dr Andi Tyman Nitisastro.
Psikolog Tika Wibisono hadir membawakan puisi kebangsaan. Didukung Paduan Suara Merah Putih yang disertai doa bersama secara Islam, Kristen, Katolik, Budha, Hindu, Konghucu, dan aliran kepercayaan.
Anton menuturkan ideologi Pancasila tidak bisa diabaikan dengan ajaran Bung Karno (Soekarno) Marhaenisme.
Soekarno membuat gagasan yang luar biasa. Pasalnya diusia 26 tahun, di Ceregleg, Bandung Selatan, Bung Karno telah membuat gagasan pemikiran Marhaenisme.
“Bicara Pancasila tanpa Marhaenisme tidak kongkrit dan tidak pas. Selain itu, dua kekuatan yang dihadapi Indonesia kini yakni radikalisme dan kapitalisme,” ujar alumni Gerakan Mahasiswa Nasionalis Indonesia (GMNI) asal Universitas Sumatera Utara itu.















