JAKARTA-Perusahaan galangan kapal nasional PT Daya Radar Utama (DRU) mengoperasikan fasilitas graving dock (pengedokan kapal) pada galangan kapal unit Lampung. Pengoperasian graving dock ini guna memperkuat bisnis perbaikan kapal. “Fasilitas ini difokuskan untuk kegiatan reparasi kapal karena kebutuhan nasional sangat besar,” kata Humas DRU Tularji dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (23/8/2016).
Tularji menambahkan
fasilitas graving dock ini sudah mulai beroperasi untuk melayani kegiatan reparasi (perbaikan) berbagai jenis kapal milik swasta maupun lembaga pemerintah.
Menurut Tularji, kehadiran graving dock akan memudahkan pemilik kapal untuk mendapatkan space galangan dalam rangka perbaikan. “Sudah kita buka pelayanan perbaikan kapal di fasilitas graving dock ini sejak beberapa bulan terakhir,” tambahnya
Graving dock merupakan fasilitas pengedokan kapal yang mempunyai bentuk seperti kolam yang terletak pada tepi pantai dan memiliki beberapa bagian-bagian yang sangat penting.
Fasilitas graving dock DRU mampu menampung kapal hingga 40.000 dead weight tonnage (DWT). “Memiliki panjang 205 meter, lebar 36 meter dengan kedalaman 11 meter,” terangnya.
Data Kementerian Perhubungan mengungkapkan populasi kapal niaga nasional mencapai 16.000 unit, meningkat lebih dari 120% dalam 10 tahun terakhir sejak pemerintah memperlakukan asas cabotage pada 2005 di perairan Indonesia sebagaimana lazim diterapkan di seluruh dunia.















