Sementara itu, Direktur Keuangan PPRE, Benny Pidakso menyebutkan bahwa nilai kontrak pekerjaan tahap pertama pada proyek yang dilaksanakan konsorsium pimpinan Lancarjaya Mandiri ini sebesar Rp1,9 triliun.
“Jika sudah selesai hingga tahapan terakhir, bandara ini diperkirakan dapat menampung lebih dari lima juta penumpang,” katanya.
PPRE telah menandatangani Letter of Acceptance pada 29 November 2019 untuk pembangunan bandara baru di Kediri, Jawa Timur. Penandatanganan dilakukan antara PT Surya Dhoho Investama dan Konsorsium Lancarjaya Mandiri Abadi.
Proyek pengerjaan site clearance, earthworks & diversion serta drainage ditargetkan rampung selama kurun 1,5 tahun.












