SURABAYA-Gubernur Jawa Timur, Soekarwo meminta Wakil Bupati Pacitan, Soedjono untuk menjaga dan mempertahankan Empat Pilar Kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI. Permintaan Pakde Karwo, sapaan akrab Gubernur Jatim tersebut disampaikan saat Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kab. Pacitan dengan acara Pelantikan Wabup Pacitan Sisa Masa Jabatan Tahun 2011-2016 di R. Bhinaloka Kantor Gubernur Jatim, Jl. Pahlawan 110 Surabaya.
Pentingnya menjaga empat pilar kebangsaan, khususnya Pancasila dan NKRI dikarenakan dalam beberapa waktu terakhir muncul gerakan dan masuknya pengaruh militan Negara Islam Irak dan Suriah atau yang dikenal dengan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di wilayah Jatim. “Ini perlu diantisipasi, sebab sudah jelas-jelas mengancam melanggar Pancasila dan keutuhan NKRI. Sebagai kepala daerah, kita sudah disumpah untuk membela, menjaga dan mempertahankan Pancasila dan NKRI. Jadi kita wajib hukumnya untuk mengantisipasi dan menindak tegas pergerakan ISIS, khususnya di Jatim” tegasnya.
Sebagai langkah antisipasi menyebarnya pergerakan ISIS, Pakde Karwo berencana mengajak Kapolda, Pangdam, Kajati, ulama, dan tokoh masyarakat se-Jatim untuk rapat bersama di Gedung Negara Grahadi, Kamis (7/8). “Rapat tersebut sebagai dasar untuk membuat Pergub yang melarang segala aktivitas ISIS di Jatim. Bahkan saya minta ada yang melanggar, polisi dapat langsung menangkap anggota ISIS tanpa perlu diinterogasi dulu, interogasinya bisa dilakukan setelah ditangkap. Sebab ini jelas-jelas gerakan berbahaya yang melanggar eksistensi negara” katanya.













