Karena segala rekam jejak Pak Prabowo dan kinerjanya itu, dengan segala hormat, tanpa maksud merendahkan Pak Prabowo, menurut pertimbangan rasional dan ideologis, saya haqqul yakin dan percaya Ganjar Pranowo yang layak menjadi penerus Joko Widodo tahun 2024.
Karena persamaan ideologi Pak Jokowi dan Pak Ganjar, persamaan gaya kepemimpinan dan pelayanan, merakyat, dekat dengan rakyat, senantiasa blusukan, bertemu dengan rakyat, apapun resiko dan keluhannya, jujur, bersih, lurus, tidak neko-neko: “Jokowi di Hati, Ganjar Dinanti” dan juga berdasarkan hasil Rembuk Rakyat yang diumumkan PSI pada Oktober 2022.
Meskipun yang saya baca, baik dari media dan medsos, kawan-kawan PSI menyatakan kehadiran Pak Prabowo itu hanya silaturahim politik biasa, tapi “tondo-tondo” koalisi PSI dan Prabowo akan menjadi kenyataan, hanya soal waktu saja.
Tak Boleh Abu-abu
Sebagai orang yang mengaku spartan, Ketua Umum Ganjarian, saya tidak mungkin punya sikap politik yang abu-abu. Saya harus menyatakan sikap. Dan harus memilih.













