“Berdasarkan laporan manajemen GMA, bahwa anggota yang ikut bergabung sekitar 100.000 member, padahal awalnya hanya 20.000 member. Jadi betul-betul ikut membantu memakmurkan rakyat, karena skema perusahaan ini adalah gotong royong dan saling membantu,” terang Ketua umum Dewan Nasional Indonesia untuk Kesejahteraan Sosial (DNIKS).
Dikatakan Gus Choi-bahwa pelaku UMKM termasuk ritel produk kesehatan, merupakan salah satu penyedia lapangan kerja terbesar.
Kesadaran akan kesehatan cukup meningkat, sehingga memicu lonjakan permintaan akan suplemen, nutrisi, dan produk kesehatan lainnya.
Ditempat yang sama Dirut PT GMA Paul Bobby Utomo menjelaskan bahwa Program GMA ini difokuskan pada pemberdayaan masyarakat untuk mendapatkan penghasilan tambahan melalui digital marketing, terutama di kalangan milenial.
“Jadi melalui skema GMA Mega Pro Affiliate ini, pengguna (afiliator) bisa mendapat komisi, bonus, dan berbagai reward dengan cara menjual produk, terutama produk Magnesium Gel,” paparnya.
Seperti diketahui, bahwa PT Garuda Mas Anugerah (GMA) beberapa waktu lalu telah meluncurkan GMA Mega Pro Affiliate adalah sebuah platform pemasaran afiliasi (affiliate marketing) berbasis aplikasi untuk mempromosikan produk-produk perusahaan melalui sistem gotong royong.















