Adapun titik penting yang menjadi fokus di tengah tingginya lalu lintas penerbangan termasuk pada puncak arus mudik, antara lain area check in counter, boarding lounge, hingga pengaturan flow penumpang pesawat dan pengaturan slot time irregular di waktu sibuk.
Sementara titik penting saat kedatangan penumpang antara lain layanan bagasi di baggage claim area dan ketersediaan moda transportasi darat.
AP II terus berkoordinasi dengan pihak ground handling terkait penanganan bagasi penumpang pesawat.
Selain itu, juga berkoordinasi dengan maskapai untuk merencanakan dengan baik alokasi parkir pesawat untuk kemudahan pelayanan kepada para penumpang pesawat.
Adapun terkait kesiapan Pelabuhan Merak menghadapi arus mudik Lebaran, Direktur Komersial dan Pelayanan ASDP, M Yusuf Hadi mengemukakan, saat ini Pelabuhan Merak dapat menampung hingga 6.026 kendaraan kecil, atau meningkat 500 unit kendaraan dari jumlah sebelumnya sebesar 5.526 unit kendaraan kecil pada Angkutan Lebaran tahun lalu.
Dermaga 2 Pelabuhan Merak juga telah selesai ditingkatkan kapasitasnya dari 3.000 GRT menjadi 10.000 GRT sehingga memungkinkan untuk kapal besar bersandar.
Efeknya, kapasitas angkut kapal pun juga naik menjadi 31.299 kendaraan kecil dibandingkan realisasi tahun sebelumnya 30.463 unit kendaraan kecil.














