Ia menambahkan generasi milineal sebagai pemilih memiliki terhadap hasil suara dalam pemungutan suara. Beberapa tahun terakhir, politisi menyadari itu, bahwa suara generasi milineal dibutuhkan. Semakin banyak juga politisi memanfaatkan media sosial sebagai cara untuk memperoleh kemenangan.
“Bagaimana generasi milineal mengekspresikan politiknya? Ada yang menggunakan pendekatan digital, terpantil isu dan individual. Bahkan ada juga generasi milineal yang tetap apatis dalam politik,” sebutnya.
Sementara Tokoh Milineal di Sumut, Muhammad Mas’ud Silalahi mengharapkan generasi milineal harus memiliki perbedaan dalam berpikir dan bertindak. Sebab, milenial harus semangat dalam ikut serta membangun bangsa Indonesia pada umumnya dan Sumatera Utara pada khususnya.













