JAKARTA-Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menilai penyelenggaraan Hannover Messe 2021 akan menjadi momentum penting bagi Indonesia dalam memacu branding nasional sekaligus mendorong peningkatan kapabilitas manufaktur dan pembangunan infrastruktur digital di tanah air.
Ajang internasional itu juga diharapkan dapat membuka pandangan industri dunia tentang potensi besar Indonesia dalam menjalin kemitraan menuju transformasi industri 4.0.
“Hannover Messe 2021 merupakan peluang besar bagi Indonesia untuk mewujudkan visi industrinya dan memperkenalkan roadmap Making Indonesia 4.0 kepada dunia,” kata Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin, Eko S.A. Cahyanto di Jakarta, Kamis (4/2).
Dirjen KPAII menjelaskan, partisipasi di Hannover Messe bakal menjadi kesempatan terbaik bagi Indonesia, tidak hanya untuk melakukan benchmarking terhadap teknologi industri 4.0, tetapi juga bisa membidik sejumlah investasi potensial ke Indonesia.
“Selain itu, kami optimis keikutsertaan dalam kegiatan ini akan memberikan kontribusi dalam pemulihan ekonomi nasional dan global akibat dampak pandemi saat ini,” tuturnya.
Oleh karena itu, Kemenperin mendorong keterlibatan para pelaku industri di tanah air dalam eksibisi teknologi industri yang bergengsi dan terbesar di dunia tersebut, yang rencananya digelar pada 12-16 April 2021 secara digital.













