Dengan kondisi saat ini, dia berharap Pemerintah bis segera mengendalikan harga-harga pangan dari pihak distributor maupun pemasok.
“Selain karena Pandemi, orang – orang banyak di PHK. Mudah-mudahan ada upaya serius Pemerintah mengatasi lesunya penjualan. Kaya penjual daging mogok, imbasnya ke pedagang lain ikut sepi. Kemarin tempe tahu mogok, dagangan kita juga enggak laku,” jelas dia.
Sementara pantauan di pasar Serpong, kenaikan harga bahan pangan tidak hanya terjadi pada ayam potong, tetapi sayur mayur seperti aneka cabai juga mulai bergerak naik.
“Semua, cabai keriting, cabai merah mulai naik. Cabe merah naik Rp3 ribu dari Rp35 sekarang Rp 38 ribu per kilo. Harapan kami kalau mau naik sekali saja, sudah naik berapa, jangan dicicil-cicil, jadi kita pedagang bingung jualanya, setiap hari harga berubah-ubah,” jelas Herman, pedagang sayur.














