Presiden berharap pengalihan subsidi BBM ini merupakan jalan pembuka untuk menghadirkan anggaran belanja yang lebih bermafaat bagi rakyat Indonesia secara keseluruhan.
Rp 100 Triliun
Sementara itu Menteri Keuangan Bambang Brojonegoro menjawab wartawan mengatakan, dengan kenaikan harga BBM itu maka akan memberikan tambahan untuk belanja produktif pemerintah di atas Rp 100 triliun. “Kemana belanja produktifnya, sebagai akan ke infrastruktur, sebagian lagi untuk memperkuat perlindungan sosial bagi keluarga miskin dan hampir miskin, dan yang paling penting adalah untuk mewujudkan visi Presiden Jokowi , termasuk pembangunan di sektor maritim,” kata Bambang.
Menteri PPN/Kepala Bappenas Andrinov Chaniago menambahkan, tambahan anggaran dari pengalihan subsidi BBM adalah prioritas Kabinet Kerja adalah meningkatkan produksi pangan. “Itu akan digunakan untuk memperbaiki irigasi yang rusak dan membangun irigasi yang baru, dan Insya Allah dalam 3 (tiga) tahun mendatang kita bisa swasembada beras,” tuturnya.
Selain itu, menurut Andrinov, penambahan anggaran dari pengalihan subsidi juga digunakan untuk peningkatkan produksi energi, dengan mempercepat realisasi pembangunan pembangkit, dan juga untuk sektor kemaritiman dan kelautan, pembangunan dan perbaikan jalan dan jalan baru yang memang memprioritaskan untuk kepentingan masyarakat, untuk membuat masyarakat lebih produktif.














