“Harga Referensi CPO saat ini masih di bawah tingkat ambang batas pengenaan BK di level USD 750 sehingga masih tetap dikenakan BK sebesar USD 0/MT untuk periode bulan Oktober 2015 untuk CPO dan Produk Turunannya,” kata Karyanto.
Sementara itu, harga referensi biji kakao untuk penetapan HPE biji kakao mengalami kenaikan sebesar USD 17,80 atau 0,56% yaitu dari USD 3.158,12/MT menjadi USD 3.175,92/MT, sehingga berdampak pada penetapan HPE biji kakao yang juga menguat sebesar USD 18 atau 0,6% dari USD 2.854/MT pada periode bulan September menjadi USD 2.872/MT.
Kenaikan harga referensi dan HPE biji kakao juga disebabkan oleh penguatan harga internasional komoditas terebut.
Namun, BK biji kakao tidak berubah dibandingkan periode bulan sebelumnya, yaitu sebesar 10%.
Hal tersebut tercantum pada kolom 3 lampiran II PMK 75 Tahun 2012.
Untuk produk kayu, terdapat kenaikan khusus pada HPE komoditas Veneer Lembaran tipis kayu dari hutan alam dari USD 750/m3 menjadi USD 800/m3, sementara HPE dan BK komoditas produk kayu dan kulit lainnya tidak ada perubahan dari periode bulan sebelumnya.















