“Ini bukan kepentingan PDIP, bukan pertimbangan pribadi saya, bukan pertimbangan Ganjar-Mahfud. Tapi untuk bangsa dan negara,” kata Hasto.
Hasto juga mengaku dirinya terharu dengan tembang yang dibawakan Yenny Wahid.
“Kami terharu dengan tembang tersebut. Tembang yang dibawakan mbak Yenny menunjukkan bahwa politik itu bukan hanya digerakan oleh alam pikir belaka tapi juga digerakkan dengan hati,” pungkas Hasto.














