“Kami optimistis kinerja yang solid di sepanjang 2024 akan berlanjut pada tahun ini dan diyakini akan mendorong pertumbuhan pendapatan maupun laba bersih secara signifikan. Ketersediaan belanja modal dan konsistensi perseroan dalam penambahan jumlah armada akan menopang pencapaian positif di Tahun Buku 2025,” papar Andrew.
Andrew meyakini total pendapatan di sepanjang 2025 bisa mencapai Rp1,06 triliun atau melonjak 42 persen (y-o-y).
Sementara itu, laba bersih pada tahun ini diperkirakan sebesar Rp298,25 miliar atau melesat 111 persen dibandingkan dengan capaian di Tahun Buku 2024 senilai Rp141,53 miliar.
Lebih lanjut dia menambahkan, untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dana capex di 2025, HATM juga akan melakukan Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PM-HMETD) alias rights issue.
“Dana segar dari rights issue yang bisa kami terima sebesar Rp537,6 miliar,” ucapnya.















