“Integrasi antara layanan kesehatan online dan offline serta didasari oleh kontinuitas data akan sangat membantu proses kesembuhan pasien menjadi lebih cepat dan efisien. Menyaksikan langsung doctor chat demo yang ditampilkan Rey, saya kira akan sangat membantu para pelaku industri kesehatan menjalankan misi literasi kesehatan, yaitu menyadarkan masyarakat agar menjalankan hidup sehat dan segera melakukan pengobatan jika sakit serta tidak melakukan diagnosa diri sendiri. Tidak harus mendatangi fasilitas kesehatan langsung untuk penyakit tertentu, cukup manfaatkan konsultasi online,” sebut dr.Adam.
Perihal klaim yang sulit dan kurang transparan merupakan salah satu pain point yang telah diidentifikasi oleh Rey dari pengguna asuransi di Indonesia.
Oleh karena itu, proses ini dimodifikasi agar menjadi sesederhana mungkin dan dapat dilakukan hanya dengan mengakses gadget Member saja.
Yang pertama adalah proses klaim sepenuhnya dilakukan tanpa kertas (paperless) untuk rawat inap dan rawat jalan.
Kemudian, proses klaim dapat dilakukan hanya dengan mengunggah foto dokumen medis yang diperlukan melalui aplikasi Rey.
Kedua, saat Member mengalami perawatan, segala proses mulai dari pre-admisi, admisi, hingga discharge akan ditemani oleh tim ReyCare.













