SURABAYA-Gubernur Jawa Timur (Jatim), Soekarwo meminta pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jatim memperluas jaringan pemasaran. Ini penting sebagai upaya penguasaan pasar dalam negeri.“Program yang disusun oleh pengurus HIPMI harus besar dan pemimpinnya harus mampu mensolidkan seluruh anggota, agar pengembangan jaringan pemasaran bisa dilakukan secara maksimal,” ujar Pakde Karwo sapaan akrab gubernur saat menghadiri acara Pengukuhan Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Jatim Masa Bakti 2014-2017 di Gedung Grahadi, Selasa(25/11).
Selain memperluas jaringan, pengurus HIPMI juga perlu melakukan pembenahan infrastruktur dan suprastruktur di lingkup internalnya. Perbaikan ini diperlukan agar keputusan yang diambil bisa sesuai dengan tujuan bersama. Dicontohkan melalui pertemuan one on one antar pengusaha dalam waktu empat jam bisa menghasilkan transaksi hampir Rp. 100 milyar. “Dengan terus melakukan perbaikan maka HIPMI sebagai ujung tombak ekonomi Jatim akan mampu mewujudkan cita-cita menjadikan Indonesia negara nomor satu di dunia,” ungkapnya.
Dijelaskan, secara makro perekonomian Jatim menunjukkan kinerja yang baik, dimana tahun 2014 sampai dengan triwulan ketiga tumbuh sebesar 6,02% lebih tinggi dari rata-rata nasional sebesar 5,11%. Struktur PDRB jatim sampai dengan triwulan tiga tahun 2014 masih didominasi oleh sektor perdagangan, hotel, dan restoran (PHR), sektor industri pengolahan dan sektor pertanian.













