JAKARTA – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) mengungkapkan Indonesia sebagai destinasi investasi yang kompetitif bagi para investor luar negeri.
Wakil Sekretaris Jenderal Hipmi Anthony Leong menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara negara-negara anggota ASEAN untuk memperkuat iklim investasi di kawasan, terutama di Indonesia.
“Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, bonus demografi yang signifikan, pasar konsumen yang besar, serta lingkungan ekonomi dan politik yang stabil. Ini semua menjadikan Indonesia sebagai destinasi investasi yang kompetitif,” ujar Anthony, seperti dikutip ANTARA di Jakarta, Sabtu (28/9).
Dia memaparkan data terbaru yang menunjukkan bahwa realisasi investasi di Indonesia pada semester pertama tahun 2024 mencapai Rp829,9 triliun (sekitar 54 miliar dolar AS).
Angka ini mencerminkan kepercayaan global terhadap potensi ekonomi Indonesia dan memberikan gambaran positif mengenai stabilitas dan daya tarik investasi di negara ini.
Anthony juga menekankan perihal pentingnya pengusaha muda antarnegara berkolaborasi, karena dilihat tren yang menjadi konglomerat saat ini relatif banyak di usia muda, di bawah 50 tahun.
“Indonesia adalah salah satu pengekspor batu bara terbesar di dunia dan memiliki cadangan mineral penting seperti nikel, tembaga, dan bauksit. Dengan fokus global yang semakin meningkat pada energi terbarukan, Indonesia berusaha menarik lebih banyak investasi di sektor ini,” katanya pula.













