JAKARTA – Perusahaan investasi dan keuangan, Honour Accord Limited berencana mengambil alih satu miliar lembar saham atau 80 persen dari total saham PT Aesler Grup Internasional Tbk (RONY).
Menurut Direktur Utama RONY, Teny Siti Febryani dalam keterbukaan informasi perseroan yang di terbitkan di Jakarta, Kamis (19/12), hari ini perseroan menerima pemberitahuan tertulis dari Honour Accord yang akan mengambil alih satu miliar saham RONY.
Jumlah saham yang akan diambil alih tersebut merupakan milik dua pengendali RONY, yaitu PT Nakula Investama Indonesia sebanyak 550 juta lembar (44 persen) dan PT Karimun Jawa Pratama sebanyak 450 saham (36 persen).
Teny menyampaikan, jika rencana pengambilalihan itu terealisasi, maka Honour Accord akan secara efektif menjadi pengendali RONY.
Lebih lanjut Teny menegaskan, rencana pengambilalihan saham RONY tersebut tunduk pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 9/POJK.04/2018.
“Informasi dan fakta material tersebut tidak akan berdampak signifikan terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau kelangsungan usaha perseroan,” demikian disebut Teny.
Mengacu pada data Bursa Efek Indonesia (BEI), kepemilikan investor publik di RONY sebanyak 250 juta saham atau setara dengan 20 persen dari total saham perseroan.














