Dengan pernyataan Menparekraf ini justru melahirkan tanda tanya bagi masyarakat Bali.
“Bali diminati wisatawan karena apa? “Karena frendly dan keramahtamahan. Dan semua ini sudah ada sejak puluhan tahun silam. Jangan sampai pernyataan ini membuat Bali kecewa berkepanjangan. Dan untuk menghidupi lima destinasi Bali baru atau 10 destinasi Bali baru, Bali punya peran karena sumber daya manusia yang berkaitan hospitality sudah terlatih dan terdidik. Dan siap mengedukasi destinasi-destinasi Bali baru,” pungkas Gusde.














