“Keluarga yang kuat secara ekonomi dan moral akan melahirkan generasi yang berkualitas yang baik,” ungkapnya.
Selain itu kata Sri, partisipasi ICMI ini juga membantu pemerintah untuk memperpendek jalur distribusi sehingga harga-harga menjadi terjangkau masyarakat.
“Program ini nantinya akan diikuti oleh daerah yang lain dengan modal masing-masing atau secara kolektif meminjam dari Bank BRI atau dibantu oleh para pengusaha,” katanya.
Setelah diluncurkan, pengembangan Toko ICMI akan dilakukan sendiri oleh Orwil, Orda dan Orsat yang dipantau oleh pengurus ICMI Pusat. Sri sendiri mengakui, bahwa pelaksanaan program tersebut bukan perkara yang mudah dan ringan.
“Namun memang harus tetap dilaksanakan karena tujuan Program Toko ICMI ini adalah dalam rangka untuk menstabilkan harga pasar, sehingga masyarakat tak dipermainkan oleh para Mafia,” ungkapnya.
Selain itu ujar Sri, dengan adanya Toko ICMI secara tidak langsung ICMI menggerakan ekonomi secara syariah kepada masyarakat.
“Jadi bukan saja pemilik toko yang mendapatkan keuntungan, tapi juga para pembeli sendiri karena harga yang ditawarkan Toko ICMI berada dibawah harga pasar,” jelas Sri.
Terkait syarat pendirian, Sri mengatakan bagi mereka yang sudah membuka Toko ICMI secara otomatis telah menjadi anggota ICMI.















