JAKARTA-Pulihnya aktivitas perekonomian global, didukung tingginya permintaan minyak mentah mendorong kenaikan Harga Minyak Mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price sebesar USD3,53 per barel menjadi USD65,49 per barel pada bulan Mei dibanding bulan April 2021, yaitu USD64,69 per barel.
Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama (KLIK) Kementerian ESDM Agung Pribadi menjelaskan, adanya pelonggaran aktivitas di Amerika Serikat, Tiongkok dan sebagian Eropa turut memengaruhi kondisi permintaan minyak dunia.
“Tim harga minyak Indonesia melaporkan, pertumbuhan ekonomi ini berkat dampak positif dari akselerasi program vaknisasi sehingga sejalan dengan supply-demand minyak dunia,” kata Agung di Jakarta, Selasa (8/6).
Laporan Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC) pada bulan Mei 2021, tambah Agung, menunjukkan tingginya permintaan minyak tahun 2021 oleh Amerika Serikat sebesar 5,95 juta barrel oil per day (6,6%) dibandingkan secara year to year (y t y) pada 2020.
Kondisi ini seiring rencana pembatalan sanksi kepada Iran oleh Amerika Serikat menngakibatkan munculnya potensi pembatalan ekspor minyak mentah Iran.
Faktor lain yang meningkatkan harga minyak dunia adalah tingkat kepatuhan anggota OPEC+ pada kuota pemotongan produksi mencapai 113%.














