Fenomena Kambing Hitam.
Lebih jauh, Idrus mengaitkan dinamika ini dengan teori sosial yang kerap disebut Scapegoat Theory atau teori kambing hitam.
Dalam konteks politik, pemerintah sering kali menjadi sasaran utama kemarahan publik, meski akar masalah sebenarnya lebih kompleks.
“Fenomena scapegoating itu nyata. Pemerintah dijadikan kambing hitam atas semua masalah, padahal kadang ada pihak lain yang justru bermain di belakang. Inilah kenapa penting bagi Pak Hendro untuk mengungkap siapa sebenarnya dalang yang dimaksud. Kalau tidak, teori itu hanya jadi bahan debat tanpa arah,” tegasnya.
Golkar Minta Aparat Bergerak.
Idrus menyampaikan, Ketua Umum Golkar – Bung Bahlil Lahadalia – mendorong ”aparat keamanan dan penegak hukum untuk proaktif menelusuri jejak para pengendali kericuhan.
Transparansi diperlukan agar tidak terjadi spekulasi politik yang bisa memecah belah masyarakat.”
“Polisi, BIN, TNI, semua punya instrumen untuk mengusut. Kalau ada bukti keterlibatan pihak asing atau jaringan tertentu, bongkar saja. Jangan sampai publik kehilangan kepercayaan karena terkesan kebenaran ditutup-tutupi,” Tegas Bung Bahlil sebagai KETUM GOLKAR.
Penegasan untuk Publik.
Di akhir keterangannya, Idrus kembali menjelaskan penegasan Bung Bahlil bahwa tragedi yang menewaskan seorang pengemudi ojol harus menjadi momentum evaluasi. Negara, kata Bahlil, tidak boleh kalah oleh provokasi ataupun operasi politik terselubung.














