“Pada saat yang sama, kami menantikan kolaborasi yang lebih canggih dan integrasi yang lebih dalam dengan mitra perbankan dan asuransi kami, karena kami mendukung transformasi digital mereka untuk melayani konsumen di seluruh Asia dengan lebih baik,” imbuhnya.
Perusahaan Fintech adalah area fokus investasi untuk IFC karena potensi mereka untuk memperluas inklusi keuangan. Sampai saat ini, IFC telah menginvestasikan lebih dari 30 perusahaan fintech di pasar negara berkembang. “Di IFC, prioritas kami adalah menjangkau lapisan masyarakat yang belum tersentuh layanan finansial dari bank, dan cara terbaik untuk melakukannya adalah melalui teknologi,” kata Direktur Regional IFC untuk Asia Timur dan Pasifik, Vivek Pathak.
“CompareAsiaGroup memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan transparansi harga produk keuangan dan meningkatkan literasi keuangan. Dukungan kami untuk perusahaan fintech yang inovatif seperti CompareAsiaGroup untuk mendorong perkembangan teknologi dan model bisnis baru yang menciptakan pasar bagi pemain sektor swasta lainnya untuk terlibat,” tuturnya.
Hingga saat ini, CAG telah berkembang pesat dan memiliki tujuh pasar di wilayah Asia Tenggara termasuk Filipina dan Indonesia. CAG melayani masyarakat yang tidak memiliki akses keuangan yang memadai sebelumnya.














