“Kerja sama dengan pemerintah di Jawa Barat dalam memberikan saran terkait pendanaan proyek infrastruktur dan praktik tata kelola perusahaan akan membantu mengurangi dampak iklim,” lanjutnya.
Perjanjian di tingkat tinggi ini menguraikan layanan konsultasi yang dapat diberikan oleh IFC kepada Pemerintah Jawa Barat. Termasuk di dalamnya adalah persiapan proyek-proyek infrastruktur strategis untuk pendanaan sektor swasta, mengimplementasikan skema pendanaan untuk proyek-proyek infrastruktur dan memperkuat praktik tata kelola perusahaan dari perusahaan-perusahaan milik daerah di Jawa Barat.
Pemerintah telah menyoroti prioritas di bidang transportasi, pengelolaan air dan limbah serta infrastruktur berkelanjutan seperti bangunan gedung hijau.
“Kami bertekad untuk meningkatkan inklusi ekonomi dan pembangunan di Jawa Barat melalui kolaborasi antara pemerintah, perusahaan milik daerah dan sektor swasta. Bekerja dengan organisasi seperti IFC, yang memiliki pengalaman finansial dan manajerial serta mempunyai aspirasi yang sama dengan kami, pada akhirnya akan meningkatkan daya saing Jawa Barat di tingkat nasional dan internasional,” kata Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat.
Cities Initiative dari IFC mendukung upaya untuk membangun kota yang inklusif, aman, tangguh, dan berkelanjutan yang membuka pasar baru dan menciptakan peluang bagi seluruh kalangan. Dalam 15 tahun terakhir, IFC telah menginvestasikan lebih dari $8 miliar di lebih dari 250 proyek perkotaan dasar dan infrastruktur sosial.















