BALI-International Finance Corporation (IFC), anggota dari Grup Bank Dunia, dan PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) secara resmi menandatangani paket pinjaman sebesar 100 juta USD untuk area seluas 2,000 hektar sebagai lokasi wilayah industri hijau dengan fitur-fitur terkini yang berlokasi di Subang, Jawa Barat, dan akan menyediakan lebih dari 34,000 pekerjaan.
Berlokasi di sepanjang jaringan jalan tol Trans Jawa, wilayah industri Subang akan menyediakan infrastruktur modern untuk pabrik-pabrik domestik maupun internasional. Lokasi ini dipilih agar secara strategis dapat mengakses Bandara Internasional Kertajati yang baru dibuka dan Pelabuhan Laut Dalam Patimban yang tengah dibangun di Subang, yang merupakan salah satu proyek strategis nasional.
SSIA percaya dengan investasi IFC di dalam perusahaan mereka akan menciptakan pasar dan membuka peluang masa depan yang lebih besar bagi proyek Subang Kota Industri barunya. “Kami sangat senang bermitra dengan IFC untuk pembangunan wilayah industri Subang yang baru,” ujar Presiden Direktur SSIA, Johannes Suriadjaja dalam keterangannya, Jumat (3/7).
“Selain menyediakan pendanaan jangka panjang, kami percaya kerja sama kami dengan IFC akan membantu menyiapkan standar hijau berkelanjutan yang baru bagi sektor ini melalui penggunaan teknologi terkini, dan mendorong pengembang wilayah industri lainnya untuk mengikuti jalur yang sama,” tambahnya.













