“Perusahaan yang berpegang teguh pada standar tertinggi tata kelola dapat mengurangi risiko dan mendapatkan akses yang lebih baik pada modal, yang akan membantu mereka bertahan dan berkembang,” terangnya.
Menurut Azam Khan, pada saat perusahaan melakukan terobosan dengan tujuan untuk meningkatkan standar tata kelola perusahaan, yang akan mampu menarik modal lebih banyak dan meningkatkan reputasi, persoalan yang sering dihadapi adalah minimnya keahlian dan pengetahuan di dalam perusahaan untuk merancang dan menerapkan rencana perbaikan tata kelola perusahaan.
Publikasi seperti Pedoman Tata Kelola Perusahaan Indonesia merupakan sumber daya yang sangat diperlukan bagi sekretaris perusahaan, pengacara, dan staf lain sebagai dasar untuk menyarankan perusahaan dan Dewan Komisaris dalam menerapkan perbaikan tata kelola perusahaan yang mengacu pada panduan baku terbaik internasional.
“Selain meningkatkan ketahanan dan kinerja yang berkelanjutan dari masing-masing perusahaan, tata kelola perusahaan yang baik memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dengan membangun kepercayaan investor, mengurangi biaya modal, memperkuat pasar keuangan, dan secara tidak langsung menciptakan lapangan kerja,” kata Ketua Dewan Komisaris, OJK, Wimboh Santoso.











