JAKARTA-The International Finance Corporation (IFC) yang juga merupakan anggota Bank Dunia, telah sepakat untuk menyediakan dana senilai $100 juta dalam mata uang rupiah kepada PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk (BTPN) untuk mendukung bank BTPN meningkatkan pinjaman bagi pengusaha kecil, pengusaha perempuan, UKM dan masyarakat kurang mampu.
Dengan dijalinnya kembali kerjasama antara IFC dan BTPN, yang terjalin sejak tahun 2009, keduanya mengharapkan untuk memperluas akses keuangan di Indonesia. Saat ini hanya 39 persen dari orang dewasa Indonesia yang memiliki akses keuangan.
“BTPN sudah mengembangkan kemitraan yang sangat kuat dan strategis dengan IFC dalam kurun waktyu hampir delapan tahun, dan kami percaya bahwa hal tersebut telah mendukung BTPN secara signifikan dalam mencapai visinya untuk menjadi bank komunitas prasejahtera produktif di Indonesia,” ujar Direktur BTPN Arief Harris Tandjung dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (22/6).
“Bersama, kami dapat menyediakan akses keuangan yang lebih terjangkau untuk orang Indonesia, dan juga memperluas kegiatan yang dapat memberikan fasilitas lebih baik bagi pelanggan, serta memberikan keuntungan lebih bagi nasabah. Hal ini konsisten dengan visi kami untuk memberikan perubahan dalam kehidupan jutaan orang,” lanjutnya.












