JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan berbalik menguat, setelah kemarin bergerak variatif dan ditutup menurun 0,68 persen ke level 7.117.
Pelemahan IHSG di perdagangan Senin (16/6) dipengaruhi koreksi harga pada 338 saham, sedangkan sebanyak 232 saham tercatat menguat dan ada 186 saham yang tidak mengalami perubahan harga.
Nilai transaksi kemarin Rp14,98 triliun atau menurun dibandingkan Jumat pekan lalu yang mencapai Rp15,21 triliun.
Berdasarkan analisis yang dilakukan Tim Riset PT CGS International Sekuritas Indonesia, penguatan bursa Wall Street seiring adanya harapan gencatan senjata antara Israel dan Iran akan menjadi sentimen positif bagi IHSG.
Kemarin, Dow Jones ditutup menguat 0,75 persen, S&P 500 naik 0,94 persen dan Nasdaq melonjak 1,52 persen.
“IHSG diprediksi bergerak variatif dalam kecenderungan menguat, dengan level support di posisi 7.070 dan 7.020, sedangkan resistance-nya di level 7.165 dan 7.215,” tulis Tim Riset CGS International Sekuritas dalam analisis harian untuk perdagangan Selasa (17/6).
Namun demikian, pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini akan dibayangi sentimen negatif terkait koreksi harga pada sejumlah komoditas unggulan, seperti minyak mentah, emas, timah dan nikel.













