JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan kembali meneruskan tren menurun, setelah kemarin ditutup melemah signifikan 2,14 persen ke posisi 6.380.
Pelemahan IHSG di perdagangan Selasa (4/3) dipengaruhi penurunan harga pada 473 saham, sedangkan sebanyak 110 saham tercatat menguat dan ada 210 saham yang tidak mengalami perubahan harga.
Nilai transaksi kemarin Rp13,85 triliun atau menurun dibandingkan sehari sebelumnya Rp15,8 triliun.
Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh Tim Riset PT CGS International Sekuritas Indonesia, koreksi tiga indeks utama di bursa Wall Street seiring adanya kekhawatiran investor terhadap kebijakan tarif AS, akan menjadi sentimen negatif bagi pergerakan IHSG.
“IHSG diprediksi bergerak variatif dalam kecenderungan melemah, dengan level support di posisi 6.270 dan 6.160, sedangkan resistance-nya di level dan 6.490 dan 6.600,” tulis Tim Riset CGS International Sekuritas dalam analisis harian untuk perdagangan Rabu (5/3).
Tim riset menyebutkan, pelemahan bursa Wall Street dipicu pesimisme investor terhadap ekonomi AS pasca Presiden Donald Trump memastikan pemberlakuan tarif impor untuk Meksiko, Kanada dan China.
Kemarin, indeks Dow Jones ditutup anjlok 1,55 persen, S&P 500 melorot 1,22 persen dan Nasdaq berakhir melemah 0,35 persen.













