JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berpotensi melanjutkan pola menurun, setelah kemarin ditutup melemah 0,18 persen ke level 7.490.
Pelemahan IHSGdi perdagangan Kamis (7/8) dipengaruhi penurunan harga pada 343 saham, sedangkan sebanyak 261 tercatat menguat dan ada 199 saham yang tidak mengalami perubahan harga.
Nilai transaksi kemarin sebesar Rp16,78 triliun atau meningkat dibandingkan sehari sebelumnya Rp15,78 triliun.
Menurut analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, IHSG mulai dibayangi peningkat volume penjualan.
Adapun total volume transaksi di sepanjang perdagangan kemarin sebanyak 35,7 miliar saham atau melonjak dibandingkan sehari sebelumnya yang sebanyak 28,56 miliar saham.
“Kami masih memperkirakan, posisi IHSG sedang berada pada bagian Wave (iv) dari Wave [c] ,” kata Herditya dalam riset Daily Scope Wave untuk perdagangan Jumat (8/8).
Dia menjelaskan, pola pergerakan secara teknikal tersebut menunjukkan bahwa IHSG masih rawan melanjutkan pola koreksi untuk menguji rentang 7.259-7.415.
Saat ini support IHSG di level 7.415 dan 7.344, sedangkan resistance-nya di level 7.579 dan 7.675.
Untuk perdagangan di akhir pekan ini, kata Herditya, MNC Sekuritas merekomendasikan kepada para trader agar menerapkan strategi Buy on Weakness (BoW) pada saham AMRT, BBCA, SMGR dan UNTR.















