JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berpeluang untuk melanjutkan pola kenaikan, setelah di akhir pekan lalu ditutup menguat 0,66 persen ke level 7.154.
Penguatan IHSG di perdagangan Jumat (17/1) hanya ditopang kenaikan harga pada 240 saham, sedangkan 330 saham tercatat menurun dan ada 236 saham yang tidak mengalami perubahan harga.
Nilai nilai transaksi sebesar Rp12,13 triliun atau menurun dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai Rp13,49 triliun.
Menurut analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, dominasi volume pembelian menjadi penopang kenaikan IHSG.
Adapun total volume transaksi di sepanjang perdagangan akhir pekan lalu 21,73 miliar saham atau melonjak dibandingkan sehari sebelumnya yang hanya 16,98 miliar saham.
“Kami memperkirakan, penguatan IHSG merupakan bagian awal pembentukan Wave [c] dari Wave B pada skenario hitam,” kata Herditya dalam riset Daily Scope Wave untuk perdagangan Senin (20/1).
Dia menjelaskan, pola pergerakan secara teknikal tersebut menunjukkan bahwa IHSG berpeluang menguat untuk menguji kisaran 7.222-7.323.
“Namun apabila IHSG terkoreksi agresif menembus 6.931, maka IHSG akan menguji 6.742-6.835,” ujar Herditya.














