Sementara itu, hasil riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas, pergerakan IHSG pada perdagangan hari ini diperkirakan bakal menguat terbatas yang ditopang oleh sentimen positif dari kebijakan fiskal dan moneter di AS maupun sentimen domestik terkait kebijakan anggaran pemerintah.
Pilarmas Sekuritas menyebutkan bahwa kebijakan fiskal yang digulirkan Presiden AS, Joe Biden berpotensi untuk mendorong kenaikan tingkat suku bunga The Fed pada Kuartal IV-2022, dengan asumsi adanya penurunan pembelian obligasi di pasar mulai Kuartal I-2022.
Dengan demikian, kondisi tersebut akan lebih cepat memulihkan perekonomian AS dan berdampak pada kenaikan harga saham di market Asia.
Sedangkan, sentimen positif bagi IHSG yang bersumber dari dalam negeri ada pada kebijakan fiskal yang sudah direalisasikan pemerintah.
“Kami melihat pemulihan ekonomi di tahun ini sangat bergantung pada realisasi anggaran. Rendahnya reaisasi anggaran dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dinilai dapat memberikan tekanan pada pertumbuhan ekonomi di Semester II-2021”.
Maka, hasil riset Pilarmas Sekuritas memperkirakan bahwa pergerakan IHSG pada perdagangan di awal pekan ini berpeluang untuk berbalik arah menguat.
“Berdasarkan analisa teknikal, kami melihat saat ini IHSG memiliki peluang untuk bergerak menguat terbatas dan d-itradingkan pada level 5.971-6.083.













