JAKARTA,BERITAMONETER.COM – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini berpeluang untuk kembali menembus level psikologis 8.600, setelah kemarin ditutup menguat 0,47 persen ke level 8.548.
Penguatan IHSGdi perdagangan Senin (1/12) ditopang kenaikan harga pada 317 saham, sedangkan sebanyak 380 saham terpantau menurun dan ada 113 saham tercatat stagnan.
Nilai transaksi kemarin Rp21,96 triliun atau meningkat dibandingkan Jumat pekan lalu Rp20,37 triliun.
Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh organisasi research and trading saham, WH Project, sejauh ini pergerakan IHSG masih menguji kekuatan level 8.500 sebagai posisi support yang baru dan level 8.600 untuk persiapan breakout.
“Kami memproyeksikan, hari ini IHSG berpotensi untuk bergerak menguat dalam range 8.500-8.600,” kata analis WH Project, William Hartanto dalam riset harian untuk perdagangan Selasa (2/12).
Pergerakan IHSG masih dibayangi kondisi berlanjutnya aksi jual bersih yang dilakukan investor asing.
Pada perdagangan kemarin, net foreign sell di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI) senilai Rp104,13 miliar.
Aksi jual asing terutama terjadi pada BBRI, BUMI, MINA, RAJA dan BRPT.
Secara teknikal, jelas William, pola pergerakan IHSG pada bulan lalu telah berhasil membentuk dan mempertahankan posisi di 8.500 sebagai level support yang baru.













