“Dari sisi global, eskalasi tensi geopolitik antara Amerika Serikat dan Venezuela turut menjadi perhatian, karena berpotensi meningkatkan volatilitas pasar serta memengaruhi pergerakan indeks dalam jangka pendek, demikian disampaikan tim riset.
Untuk perdagangan hari ini di BEI, Tim Riset BRI Danareksa merekomendasikan kepada para trader agar mengakumulasi pembelian pada saham BRMS, BULL dan NICL.
Perkiraan senada disampaikan oleh organisasi research and trading saham, WH Project yang menyebutkan bahwa secara teknikal pola bullish flag IHSG sudah terkonfirmasi.
“Kami memproyeksikan, hari ini IHSG berpotensi untuk bergerak menguat dalam range 8.700-8.800,” kata analis WH Project, William Hartanto.
Dia mengatakan, saat ini IHSG memiliki level 8.800 sebagai resistance dan ada potensi terbentuknya all time high (ATH) yang baru.
“Berhasil terkonfirmasinya pola bullish flag menjadi indikasi kuat bahwa IHSG berpotensi membentuk ATH baru,” ucap William.
William menyatakan, pada awal pekan yang dibayangi sentimen global terkait penyerangan AS terhadap Venezuela, WH Project merekomendasikan kepada para trader untuk mengoleksi saham RAJA, PNBN, ERAL dan AKRA.













