JAKARTA,BERITAMONETER.COM – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)pada perdagangan hari ini berpeluang mengalami technical rebound, setelah kemarin ditutup melemah 0,65 persen ke level 8.545.
Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh organisasi research and trading saham, WH Project, hari ini merupakan penentuan bagi IHSG untuk menunjukkan mampu atau tidaknya bertahan di atas posisi 8.500 sebagai level psikologis penutup November 2025.
“Kami memproyeksikan, hari ini IHSG berpotensi untuk bergerak menguat dalam range 8.515-8.600,” kata analis WH Project, William Hartanto dalam riset harian untuk perdagangan Jumat (28/11).
Dia menyebutkan, dengan memperhatikan besarnya peran saham-saham new blue chips konglomerat, maka cukup besar peluang IHSG untuk berbalik menguat.
“IHSG terkoreksi pada perdagangan kemarin sebagai bentuk aksi profit taking di area all-time high, sebuah hal yang biasa terjadi pada IHSG khususnya di tahun ini,” ujar William.
Pergerakan IHSG masih dibayangi sentimen negatif terkait dengan berlanjutnya aksi jual bersih yang dilakukan oleh investor asing.
Pada perdagangan kemarin, net foreign sell di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat Rp884,36 miliar, terutama terjadi pada CUAN, FILM, BBYB, RATU dan ASII.














