JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak variatif dalam kecenderungan melemah, setelah kemarin bergerak mixed dan ditutup menguat tipis 0,02 persen ke level 8.126.
Penguatan IHSGdi perdagangan Rabu (24/9) ditopang kenaikan harga pada 243 saham, sedangkan sebanyak 416 saham terpantau menguat dan ada 100 saham yang tidak mengalami perubahan harga.
Nilai transaksi kemarin Rp38,34 triliun atau melonjak dibandingkan sehari sebelumnya Rp31,73 triliun.
Berdasarkan analisis yang dilakukan Tim Riset PT CGS International Sekuritas Indonesia,IHSG akan mendapatkan sentimen negatif dari pelemahan tiga indeks utama di bursa Wall Street.
Kemarin, Dow Jones ditutup menurun 0,37 persen, S&P 500 terkoreksi 0,28 persen dan Nasdaq berakhir melemah 0,34 persen.
Namun demikian, tim riset menyebutkan bahwa pergerakan IHSG memiliki sentimen positif terkait dengan penguatan harga pada sebagian besar komoditas unggulan, seperti minyak mentah, batubara, gas alam, timah, nikel hingga tembaga.
Untuk perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini, rekomendasi saham yang disajikan oleh Tim Riset CGS International Sekuritas kepada para trader adalah, akumulasi pembelian pada saham NCKL, ERAA, EXCL, BBRI, BRIS dan BUKA















