JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi berbalik menurun, setelah di akhir pekan lalu ditutup menguat 0,58 persen ke level 7.533.
Penguatan IHSGdi perdagangan Jumat pekan lalu ditopang kenaikan harga pada 227 saham, sedangkan sebanyak 398 saham mengalami penurunan dan ada 170 saham yang tidak mengalami perubahan harga.
Nilai transaksi tercatat Rp18,53 triliun atau melonjak dibandingkan sehari sebelumnya Rp16,78 triliun.
Berdasarkan analisis yang dilakukan Tim Riset PT CGS International Sekuritas Indonesia, pergerakan IHSG dibayangi sentimen negatif dari kondisi berlanjutnya aksi jual bersih yang dilakukan investor asing.
Pada Jumat pekan lalu, net foreign sell di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp402,86 miliar.
“IHSG diprediksi bergerak variatif cenderung melemah, dengan level support di posisi 7.450 dan 7.370, sedangkan resistance-nya di level dan 7.615 dan 7.700,” tulis Tim Riset CGS International Sekuritas dalam analis harian untuk perdagangan Senin (11/8).
Namun demikian, tim riset menyebutkan bahwa IHSG akan ditopang katalis positif terkait penguatan tiga indeks utama di bursa Wall.
Kemarin, Dow Jones ditutup menguat 0,47 persen, S&P 500 menanjak 0,78 persen dan Nasdaq berakhir meningkat 0,98 persen.















