JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan(IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan berbalik melemah, setelah kemarin bergerak variatif dan ditutup menguat terbatas 0,12 persen ke level 6.445.
Penguatan IHSGdi perdagangan Senin (21/4) didukung kenaikan harga pada 289 saham, sedangkan sebanyak 295 saham tercatat menurun dan ada 220 saham yang tidak mengalami perubahan harga.
Nilai transaksi kemarin Rp8,43 triliun atau menurun dibandingkan Kamis pekan lalu yang sebesar Rp9,77 triliun.
Menurut analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, IHSG bergerak terkonsolidasi yang dibayangi peningkatan volume penjualan.
Adapun total volume transaksi di sepanjang perdagangan kemarin sebanyak 14,77 miliar saham atau merosot dibandingkan transaksi sebelumnya (17/4) yang mencapai 15,84 miliar saham.
“Pada skenario hitam (worst case), IHSGdiperkirakan sedang berada pada bagian Wave (iii) dari Wave [v] ,” kata Herditya dalam riset Daily Scope Wave untuk perdagangan Senin (22/4).
Dia menjelaskan, pola pergerakan secara teknikal tersebut menunjukkan bahwa IHSG akan berbalik menurun untuk menuju kisaran 5.633-5.770.
“Pada skenario merah, IHSG diperkirakan berada di awal Wave B, sehingga pergerakannya berpeluang menguat ke kisaran 6.510-6.678,” ucapnya.















