JAKARTA,BERITAMONETER.COM – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak mendatar untuk bertahan di pola uptrend, setelah kemarin berbalik melemah dan ditutup terkoreksi 0,56 persen ke level 8.521.
Pelemahan IHSG di perdagangan Selasa (25/11) dibayangi penurunan harga pada 364 saham, sedangkan sebanyak 277 saham terpantau menguat dan ada 170 saham yang tidak mengalami perubahan harga.
Nilai transaksi kemarin Rp31,26 triliun atau menurun dibandingkan sehari sebelumnya Rp45,66 triliun.
Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh lembaga edukasi pasar modal, Republik Investor, penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ke posisi Rp16.655 menjadi sentimen positif bagi IHSG.
Apresiasi rupiah ini sejalan dengan meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve AS akan memangkas suku bunga pada Desember 2025.
“IHSG diperkirakan bergerak sideways pada hari ini dalam rentang 8.470-8.570, setelah pada sesi sebelumnya melemah akibat profit taking pasca penguatan besar sehari sebelumnya,” kata pendiri Republik Indonesia, Hendra Wardana dalam analisis harian untuk perdagangan Rabu (26/11).
Dia menyebutkan, pergerakan IHSG juga akan mendapatkan sentimen positif dari penguatan sejumlah indeks di Asia dan pembukaan bursa Eropa di zona hijau.















