JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak variatif dalam kecenderungan menanjak, setelah kemarin ditutup menguat signifikan 1,43 persen ke level 6.538.
Penguatan IHSGdi perdagangan Selasa (22/4) dipengaruhi kenaikan harga pada 371 saham, sedangkan 220 saham tercatat menurun dan ada 210 saham yang tidak mengalami perubahan harga.
Nilai transaksi kemarin sebesar Rp9,89 triliun atau meningkat dibandingkan sehari sebelumnya Rp8,43 triliun.
Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh Tim Riset PT CGS International Sekuritas Indonesia, pergerakan IHSG akan mendapatkan sentimen positif bagi penguatan bursa Wall Street.
Kemarin, indeks Dow Jones ditutup melonjak 2,66 persen, S&P 500 menguat 2,51 persen dan Nasdaq melesat 2,71 persen.
“IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatan, dengan level support di posisi 6.445 dan 6.350, sedangkan resistance-nya di level 6.630 dan 6.725,” tulis Tim Riset CGS International Sekuritas dalam analisis harian untuk perdagangan Rabu (23/4).
Tim riset menyebutkan, pernyataan terbaru dari Presiden AS, Donald Trump yang menegaskan bahwa dirinya tidak berniat untuk memecat Chairman Federal Reserve, Jerome Powell, diperkirakan akan turut sentimen positif bagi IHSG.














