JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG)pada perdagangan terakhir di pekan ini diperkirakan bergerak variatif dalam kecenderungan menanjak, setelah kemarin ditutup menguat 0,15 persen ke posisi 7.198.
Penguatan IHSGdi perdagangan Selasa ditopang kenaikan harga pada 310 saham, sedangkan sebanyak 311 saham tercatat menurun dan ada 185 saham yang tidak mengalami perubahan harga.
Nilai transaksi kemarin Rp13,33 triliun atau menurun dibandingkan sehari sebelumnya Rp14 triliun.
Berdasarkan analisis yang dilakukan Tim Riset PT CGS International Sekuritas Indonesia, kenaikan signifikan pada tiga indeks utama di bursa Wall Street akan menjadi sentimen positif bagi pergerakan IHSG di perdagangan hari ini.
“IHSG diprediksi bergerak variatif dalam kecenderungan menguat, dengan level support di posisi 7.140 dan 7.080, sedangkan resistance-nya di level 7.260 dan 7.320,” tulis Tim Riset CGS International Sekuritas dalam analisis harian untuk perdagangan Rabu (28/5).
Tim riset menyebutkan, lonjakan tiga indeks di bursa saham AS, terutama dipengaruhi oleh penundaan pemberlakuan tarif impor ke Uni Eropa.
Kemarin, indeks Dow Jones ditutup melonjak 1,78 persen, S&P 500 melesat 2,05 persen dan Nasdaq berakhir melambung 2,47 persen.














