JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan bakal melanjutkan tren menanjak, setelah di akhir pekan lalu ditutup menguat 0,72 persen ke level 6.815.
Penguatan IHSGdi perdagangan Jumat (2/5) ditopang kenaikan harga pada 315 saham, sedangkan sebanyak 306 saham tercatat menurun dan ada 187 saham yang tidak mengalami perubahan harga.
Nilai transaksi di akhir pekan tercatat Rp11,87 triliun atau melorot dibandingkan Rabu (30/4) yang mencapai Rp14,48 triliun.
Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh Tim Riset PT CGS International Sekuritas Indonesia, penguatan pada tiga indeks utama di bursa Wall Street akan menjadi sentimen positif bagi IHSG.
Akhir pekan lalu, indeks Dow Jones ditutup menguat 1,39 persen, S&P 500 naik 1,47 persen dan Nasdaq melompat 1,51 persen.
“IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatan, dengan level support di posisi 6.765 dan 6.715, sedangkan resistance-nya di level 6.870 dan 6.920,” tulis Tim Riset CGS International Sekuritasdalam analisis harian untuk perdagangan Senin (5/5).
Tim riset menyebutkan, data nonfarm payrolls AS yang tercatat solid akan menjadi tambahan sentimen bagi market global.
Mengacu pada laporan dari Biro Ketenagakerjaan AS, pada April 2025 terdapat penambahan jumlah pekerja sebanyak 177 ribu atau lebih tinggi dari ekspektasi 133 ribu pekerja.














