JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di akhir pekan ini diperkirakan bakal melanjutkan pola pelemahan, setelah kemarin terkoreksi 1,29 persen ke posisi 7.073.
Pelemahan IHSG di perdagangan Kamis (30/1) dipengaruhi penurunan harga pada 389 saham, sedangkan 206 saham tercatat menguat dan ada 213 saham yang tidak mengalami perubahan harga.
Nilai transaksi kemarin sebesar Rp12,07 triliun atau menurun dibandingkan Jumat pekan lalu yang mencapai Rp12,94 triliun.
Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh Tim Riset PT CGS International Sekuritas Indonesia, berlanjutnya aksi beli investor asing akan menjadi sentimen negatif bagi IHSG.
Kemarin, net foreign sell di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp788,9 miliar.
“IHSG diprediksi bergerak variatif dalam kecenderungan melemah, dengan level support di posisi dengan 6.990 dan 6.905, sedangkan resistance-nya berada di level 7.160 dan 7.240,” tulis Tim Riset CGS International Sekuritas dalam harian untuk perdagangan Jumat (31/1).
Namun demikian, pergerakan IHSG di perdagangan akhir pekan ini akan mendapatkan sentimen positif dari penguatan tiga indeks utama di bursa Wall Street.
Pada perdagangan di pasar AS kemarin, indeks Dow Jones berakhir menguat 0,38 persen, S&P 500 ditutup meningkat 0,53 persen dan Nasdaq menguat 0,25 persen.













