JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Pada perdagangan hari ini diperkirakan kembali bergerak melemah, setelah kemarin lebih dominan bermain di zona merah dan ditutup terkoreksi 0,78 persen ke level 6.749.
Pelemahan IHSG di perdagangan Senin (24/2) dipengaruhi penurunan harga pada 351 saham, sedangkan 223 saham tercatat menguat dan ada 218 saham yang tidak mengalami perubahan harga.
Nilai transaksi kemarin mencapai Rp12,18 triliun atau meningkat dibandingkan Jumat pekan lalu Rp10,05 triliun.
Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh Tim Riset PT CGS International Sekuritas Indonesia, IHSG di akan mendapatkan sentimen negatif dari pelemahan dua indeks utama di bursa Wall Street.
Kemarin, indeks Dow Jones ditutup menguat 0,08 persen, sementara itu S&P 500 terkoreksi 0,5 persen dan Nasdaq melorot 1,21 persen.
“IHSG diprediksi bergerak variatif dalam kecenderungan melemah, dengan level support di posisi 6.685 dan 6.620, sedangkan resistance-nya di level 6.815 dan 6.880.,” tulis Tim Riset CGS International Sekuritasdalam analisis harian untuk perdagangan Selasa (25/2).
Tim riset menyebutkan, pergerakan IHSG di perdagangan hari juga akan mendapatkan tambahan sentimen negatif terkait berlanjutnya aksi jual bersih yang dilakukan investor asing.














