JAKARTA,BERITAMONETER.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan bakal bermain di kisaran 8.088-8.200, setelah kemarin bergerak variatif dan ditutup melemah 0,3 persen ke level 8.092.
Pelemahan IHSG di perdagangan Selasa (28/10) dipengaruhi penurunan harga pada 309 saham, sedangkan 341 saham terpantau menguat dan ada 159 saham yang tidak mengalami perubahan.
Nilai transaksi kemarin Rp19,83 triliun atau merosot dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai Rp29,71 triliun.
Berdasarkan analisis yang dilakukan Tim Riset PT BRI Danareksa Sekuritas, pergerakan IHSG masih dibayangi tekanan dari penurunan sejumlah saham konglomerasi akibat adanya rencana penyesuaian bobot free float dalam indeks MSCI.
“Secara teknikal, IHSG diproyeksikan bergerak dalam rentang support 8.088 dan resistance psikologis 8.200,” tulis Tim Riset BRI Danareksa Sekuritas dalam analisis harian untuk perdagangan Rabu (29/10).
Tim riset menyebutkan, sejauh ini pergerakan IHSG juga masih diwarnai oleh kondisi berlanjutnya aksi jual bersih yang dilakukan investor asing.
Pada perdagangan kemarin, net foreign sell di pasar reguler Bursa Efek Indonesia (BEI) mencapai Rp1,2 triliun.
Tim riset menilai, hari ini para pelaku pasar akan tetap mencermati arah kebijakan suku bunga Federal Reserve AS, laporan kinerja emiten Kuartal III-2025 dan perkembangan pertemuan antara AS dan China terkait kebijakan tarif perdagangan.














