JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak variatif dalam kecenderungan menguat, setelah kemarin ditutup melemah terbatas 0,14 persen ke level 8.040.
Koreksi IHSGdi perdagangan Senin (22/9) hanya dipengaruhi penurunan harga pada 297 saham, sedangkan sebanyak 371 saham terpantau menguat dan ada 132 saham yang tidak mengalami perubahan harga.
Nilai transaksi kemarin Rp23,09 triliun atau melorot dibandingkan Jumat pekan lalu Rp69,51 triliun.
Berdasarkan analisis yang dilakukan Tim Riset PT CGS International Sekuritas Indonesia, IHSG akan mendapatkan sentimen positif dari penguatan tiga indeks utama di bursa Wall Street.
Kemarin, Dow Jones ditutup menguat 0,14 persen, S&P 500 menanjak 0,44 persen dan Nasdaq berakhir meningkat 0,7 persen.
“IHSG diprediksi bergerak variatif dalam kecenderungan menguat, dengan level support di posisi 7.990 dan 7.940, sedangkan resistance-nya di level 8.090 dan 8.140,” tulis Tim Riset CGS International Sekuritas dalam analisis harian untuk perdagangan Selasa (23/9).
Tim riset menyebutkan, penguatan harga emas di perdagangan kemarin akan menjadi tambahan sentimen positif bagi IHSG, meskipun sebagian besar harga komoditas mengalami penurunan, seperti minyak mentah, gas alam, minyak sawit mentah (CPO), timah, nikel dan tembaga.













