JAKARTA,BERITAMONETER.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diperkirakan bergerak variatif dalam kecenderungan melemah, setelah di akhir pekan lalu ditutup menguat tipis 0,08 persen ke level 8.257.
Penguatan IHSGdi perdagangan Jumat (10/10) ditopang kenaikan harga pada 338 saham, sedangkan 331 saham terpantau menurun dan ada 133 saham yang tidak mengalami perubahan harga.
Nilai transaksi di akhir pekan lalu sebesar Rp24,15 triliun atau menurun dibandingkan sehari sebelumnya Rp30,27 triliun.
Berdasarkan analisis yang dilakukan Tim Riset PT CGS International Sekuritas Indonesia, koreksi tajam pada tiga indeks utama Wall Street akan menjadi sentimen negatif bagi IHSG. P
ada perdagangan akhir pekan lalu, Dow Jones ditutup merosot 1,9 persen, S&P 500 melorot 2,71 persen dan Nasdaq anjlok 3,56 persen.
“IHSG diprediksi bergerak variatif dalam kecenderungan melemah, dengan level support di posisi 8.185 dan 8.110, sedangkan resistance-nya di level 8.330 dan 8.400,” tulis Tim Riset CGS International Sekuritas dalam analisis harian untuk perdagangan Senin (13/10).
Namun demikian, tim riset menyebutkan bahwa pergerakan IHSG akan mendapatkan katalis positif dari sikap investor asing yang melakukan aksi beli bersih di pasar saham Indonesia.















