JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di akhir pekan ini diperkirakan bergerak variatif dalam kecenderungan melemah, setelah kemarin ditutup terkoreksi 1,83 persen ke level 6.485.
Pelemahan IHSG di perdagangan Kamis (27/2) dipengaruhi penurunan harga pada 413 saham, sedangkan kenaikan hanya terjadi pada 196 saham dan ada 184 saham yang tidak mengalami perubahan harga.
Nilai transaksi kemarin sebesar Rp13 triliun atau meningkat dibandingkan sehari sebelumnya Rp10,86 triliun.
Berdasarkan analisis yang dilakukan oleh Tim Riset PT CGS International Sekuritas Indonesia, pelemahan tiga indeks utama di bursa Wall Street akan menjadi sentimen negatif bagi pergerakan IHSG di perdagangan hari ini.
“IHSG diprediksi bergerak variatif dalam kecenderungan melanjutkan pola pelemahan, dengan level support di posisi 6.350 dan 6.215, sedangkan resistance-nya di level 6.620-6.755,” tulis Tim Riset CGS International Sekuritas dalam analisis harian untuk perdagangan Jumat (28/2).
Pada perdagangan di bursa Wall Street kemarin, indeks Dow Jones ditutup melemah 0,45 persen, S&P 500 merosot 1,59 persen dan Nasdaq melorot 2,78 persen.
Pelemahan ini terutama disebabkan oleh kinerja perdagangan saham Nvidia yang berakhir anjlok 8,5 persen.














